Tata cara sholat tarawih wajib diketahui Muslim yang akan menunaikan amalan sunnah ini. Jumlah rakaatnya bisa disesuaikan bisa 11 rakaat atau 23 rakaat (dengan witir). Pengamalannya pun bisa sendiri atau berjamaah.

Sholat tarawih merupakan salah satu amalan sunnah saat bulan Ramadhan. Meskipun sunnah, ternyata sholat tarawih memiliki ganjaran yang besar dan banyak keutamaan bagi yang menjalankan.

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ (رواه البخاري ومسلم)

“Dari ‘Aisyah Ummil Mu’minin ra: sesungguhnya Rasulullah SAW pada suatu malam hari sholat dimasjid, lalu banyak orang sholat mengikuti beliau, beliau sholat dan pengikut bertambah ramai (banyak) pada hari ke-Tiga dan ke-empat orang-orang banyak berkumpul menunggu beliau Nabi, tetapi Nabi tidak keluar (tidak datang) kemasjid lagi. Ketika pagi-pagi, Nabi bersabda: “sesungguhnya aku lihat apa yang kalian perbuat tadi malam. Tapi aku tidak datang kemasjid karena aku takut sekali kalau sholat ini diwajibkan pada kalian”. Siti ‘Aisyah berkata: “hal itu terjadi pada bulan Ramadlan”. (HR. Bukhori dan Muslim).

Tata Cara Sholat Tarawih

  1. Niatkan sholat tarawih dua rakaat dengan mengucapkan niat di dalam hati.
  2. Bacalah takbiratul ihram setelah niat dan ta’awudz, dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya.
  3. Lakukan rukuk, itidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, dan duduk istirahat sejenak sebelum melanjutkan ke rakaat kedua.
  4. Bangkit dari duduk dan lakukan gerakan yang sama untuk rakaat kedua seperti rakaat pertama.
  5. Setelah selesai dua rakaat, lakukan salam dan istighfar, serta disarankan untuk membaca doa kamilin.
  6. Lakukan sholat witir setelah sholat tarawih, dengan dilakukan 3 rakaat.

Tata cara sholat tarawih sama dengan sholat fardhu atau sholat sunah lainnya. Diawali dengan niat, takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Imam Ahmad mengatakan, dalam sholat tarawih imam sebaiknya membaca ayat-ayat pendek atau ringan. Tujuannya agar tidak memberatkan jamaah lainnya. Namun ukuran berat ringannya tergantung kebiasaan imam dan makmum di daerah tersebut.

Adapun urutannya adalah:

  1. Pelafalan niat sholat Tarawih sendiri

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta’ālā.

Artinya: Saya niat sholat sunah tarawih dua raka’at karena Allah Ta’ala

  1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
  2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
  3. Baca ta’awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran.
  4. Rukuk.
  5. Itidal.
  6. Sujud pertama.
  7. Duduk di antara dua sujud.
  8. Sujud kedua.
  9. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
  10. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
  11. Salam pada rakaat kedua.
  12. Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai sholat Tarawih.

Sholat tarawih dilakukan 8 rakaat dengan 4 salam dengan dilanjutkan 3 rakaat sholat witir.

Keutamaan Sholat Tarawih

Meski ibadah sunnah, sholat tarawih memiliki banyak keutamaan yang dapat mendatangkan keberkahan. Berikut beberapa keutamaan dari sholat tarawih:

  1. Diampuni Dosa yang Terdahulu
    Keutamaan pertama dari melaksanakan sholat tarawih adalah diampuninya dosa-dosa yang terdahulu. Seperti dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim, ibadah yang dilakukan saat bulan Ramadhan dapat jadi ajang pengampunan dosa-dosa terdahulu. Hal ini juga dikarenakan saat bulan Ramadhan semua pintu pengampunan dibuka.

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan ibadah puasa Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Imam Bukhari dan Muslim).

  1. Melapangkan Rezeki
    Sholat tarawih di Bulan Ramadhan dapat melapangkan rezeki bagi para pelaksananya. Sholat tarawih biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau mushola. Saat sholat berjamaah akan bertemu dengan sesama umat muslim dan terjalinnya silaturahmi. Silaturahmi yang terjaga dengan baik akan melapangkan rezeki.

“Seorang yang menyambung silaturahmi bukanlah seorang yang membalas kebaikan seseorang dengan kebaikan semisal. Akan tetapi seorang yang menyambung silaturahmi adalah orang yang berusaha kembali menyambung silaturahmi setelah sebelumnya diputuskan oleh pihak lain.” (HR. Bukhari)

  1. Pahala Berlipat Ganda saat Berjamaah
    Saat menjalankan ibadah puasa dan sholat tarawih akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Sholat tarawih juga dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau mushola dan pahala yang didapat dapat meningkat hingga 27 derajat.

مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة

“Barang siapa qiyamul lail bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) qiyam satu malam (penuh).” (HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibn Majah, Nasa’i)

  1. Memakmurkan Masjid
    Sholat tarawih sering dilakukan secara berjamaah di Masjid. Hal ini menjadi salah satu keutamaan sholat tarawih.

Masjid merupakan rumah Allah SWT, jika selalu didatangi akan mendapatkan kemakmuran dan ketenangan hati. Selain itu, dengan melakukan sholat tarawih di bulan Ramadhan akan menjadi alasan untuk mengunjungi masjid.

  1. Berpahala Salat Semalam Penuh
    Sholat tarawih akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda dan akan mendatangkan pahala bagai sholat semalaman. Seperti salah satu hadits bahwasannya Nabi Muhammad SAW bersabda,

مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة

“Barang siapa shalat (tarawih) bersama imam sampai selesai. maka ditulis untuknya shalat satu malam (suntuk).”

  1. Ajang Silaturahmi
    Jika melaksanakan sholat tarawih di masjid dengan berjamaah tidak menutup kemungkinan untuk bertemu dengan saudara sesama muslim ataupun tetangga. Pertemuan tersebut dapat menjadi ajang silaturahmi bagi kedua belah pihak. Silaturahmi tentu dapat mendatangkan banyak kebermanfaatan, salah satunya melapangkan rezeki.
  2. Meraih Keberkahan di Bulan Ramadhan
    Mendapatkan berkah-Nya di bulan suci ini tentu menjadi salah satu keutamaan dari sholat tarawih. Sholat tarawih berjamaah akan menambah suasana bahagia di bulan Ramadhan.

Keberkahan sholat tarawih ini juga dapat membuat tubuh sehat dan meningkatkan stamina untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

  1. Menutupi Kekurangan Ibadah
    Sholat tarawih memiliki keutamaan lainnya yang dapat menyempurnakan ibadah yang sudah dilakukan. Sholat tarawih akan menolong seseorang kelak dari kecacatan ibadah wajibnya yang tidak sengaja telah dilalaikan.

Seperti tekah diriwayatkan dalam hadits at-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya amal seorang hamba yang pertama kali dihisab adalah sholatnya. Jika sholatnya bagus maka dia beruntung dan selamat. Namun jika sholatnya buruk maka dia sengsara dan merugi. Jika ada kekurangan dari sholat fardhunya mempunyai pahala sholat sunnah untuk melengkapi kekurangan sholat fardhu? Kemudian seluruh amalnya seperti itu”.

Tata Cara Sholat Tarawih 11 Rakaat Di Rumah
Tata Cara Sholat Tarawih 11 Rakaat Di Rumah

Kesimpulan

Dengan memahami tata cara sholat tarawih dan mengenal keutamaan dari ibadah tersebut, diharapkan umat Muslim dapat melaksanakan sholat tarawih dengan penuh keikhlasan dan mendapatkan berkah yang melimpah di bulan Ramadhan. Semoga ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Menu Buka Puasa 30 Hari Selama Ramadhan, Boleh Dicoba!

Categorized in: